5 Trik Membuat Funnel Menggunakan Email Marketing

5 Trik Membuat Funnel Menggunakan Email Marketing

Anda sudah memiliki email list yang cukup banyak? Saatnya untuk membuat alur pemasaran yang bisa mengubah subscriber Anda menjadi konsumen yang membayar untuk mendapatkan produk Anda.

Salah satu kunci untuk membuat subscriber masuk ke alur pemasaran Anda adalah dengan mengirimkan email dengan isi yang lebih personal dan meminta subscriber untuk melakukan aksi sesuai dengan yang Anda inginkan.

Pastikan isinya relevan dan call-to-action yang jelas sehingga subscriber tahu alur pemasaran seperti apa yang sedang Anda arahkan. Berikut adalah beberapa contoh skenario alur pemasaran dari email yang populer.

Keranjang belanja yang terlupakan

Seringkali orang meninggalkan keranjang belanjanya tanpa diteruskan ke tahap transaksi.

Anda bisa mendorong orang-orang ini dengan mengirimkan email yang dimulai dengan pesan “Anda melupakan produk A di keranjang belanja”, kemudian bisa di-follow up dengan menawarkan diskon khusus atau bahkan biaya pengiriman yang gratis yang bisa membuat item yang terlupakan di keranjang belanja tersebut diteruskan pembeliannya.

Memperpanjang masa percobaan

Anda mungkin memberikan penawaran untuk mencoba produk secara gratis dalam jangka waktu atau jumlah tertentu.

Misalnya Anda adalah perusahaan pembuat aplikasi yang memberikan audiens free trial mencoba fitur premium pada aplikasi tersebut selama 30 hari.

Namun ternyata setelah masa percobaan habis, audiens tidak juga membeli versi premiumnya. Untuk tetap menjaga audiens tersebut di dalam alur pemasaran Anda, bisa dikirimi email yang menawarkan coba gratis dengan jangka waktu yang diperpanjang.

Dengan tujuan nantinya pengguna sudah terbiasa dengan versi premium dan akan membeli ketika masa coba gratis sudah habis.

Menawarkan produk tambahan yang menambah manfaat

Waktu yang tepat untuk menawarkan produk tambahan adalah ketika konsumen aktif melakukan pembelian produk Anda.

Kirimkan pesan yang menawarkan produk tambahan atau jasa dengan memberikan deskripsi produk tersebut, mengapa membeli produk tersebut bisa menambah manfaat yang didapatkan konsumen dari produk yang sebelumnya dibeli.

Pada tahap alur ini Anda bahkan bisa menawarkan diskon untuk setiap pembelian produk tambahan atau insentif lainnya.

Menawarkan kepada teman

Buat alur pemasaran dengan menawarkan program referral di mana konsumen yang membeli produk Anda akan mendapatkan insentif yang menarik apabila merekomendasikan produk yang Anda jual kepada orang lain.

Anda bisa memilih memberikan insentifnya setelah terjadi pembelian atau cukup hanya dengan mereferensikan produk Anda ke orang lain.

Setiap ada konsumen yang membeli produk Anda, Anda bisa mengirimkan pesan yang menjelaskan mengenai program referral ini. Teman dari konsumen Anda nantinya juga bisa ikut merekomendasikan produk Anda ke orang lain dan seterusnya.

Program untuk konsumen yang loyal

Tidak hanya untuk konsumen yang baru, Anda juga bisa membuat alur pemasaran untuk konsumen yang sudah loyal membeli produk Anda atau produk dari toko Anda.

Dengan memberikan hadiah bagi pembelian pertama, kelima, kesepuluh, dan sebagainya atau terserah Anda, konsumen akan memiliki alasan untuk terus membeli produk demi mendapatkan insentif yang didapatkan setelah mencapai level tertentu.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

"Download Kasus Study Gratis : Dapet 107Juta Rupiah dari Bisnis PLR"Download Video Selengkapnya Disini >>