Cara Menjual Produk Tanpa Menjadi Sales

Cara Menjual Produk Tanpa Menjadi Sales

Jika saat ini Anda masih menggunakan pola pikir sebagai sales person Anda bisa mengucapkan selamat tinggal untuk penjualan produk yang meningkat.

Seorang penjual yang sukses tidak melihat dirinya sebagai penjual namun sebagai seorang ahli yang memegang kunci untuk masalah yang menjadi isu bagi konsumen Anda.

Jika Anda membawakan diri dengan pola pikir yang seperti ini maka konsumen pun tidak perlu pikir dua kali untuk membeli produk dari Anda karena tentunya produk dari seorang yang ahli dan bisa memecahkan masalah konsumen adalah produk yang terpercaya dan bisa memberikan hasil yang diinginkan.

Masalahnya adalah bagaimana Anda bisa membuat diri Anda terlihat sebagai si pemegang kunci tersebut?

Hindari berjualan di setiap kesempatan

Seorang penjual akan menawarkan produknya dalam setiap kesempatan ia bertemu dengan prospek konsumen.

Satu dua kali mungkin Anda bisa menjual produk dengan cara ini namun dalam jangka panjang orang akan mulai bosan dengan cara Anda berjualan.

Sebaliknya, tahan diri dan pasang telinga untuk mendengarkan cerita orang lain, baru tawarkan apa yang Anda miliki pada orang yang menurut Anda membutuhkan produk Anda.

Gunakan pola pikir dokter

Sebelum memberikan diagnosa dan meresepkan obat untuk pasien, dokter akan menanyakan berbagai macam pertanyaan kepada pasien mengenai keluhan-keluhan yang dirasakan dalam hal gangguan kesehatan.

Cara dokter bekerja ini bisa jadi pegangan Anda untuk meningkatkan penjualan. Menggali sumber masalah yang dikeluhkan orang-orang di sekitar Anda bisa membantu Anda untuk merekomendasikan solusi yang tepat baik itu berhubungan dengan produk Anda atau rekomendasi teknis lainnya.

Cara ini bisa membantu membangun image Anda sebagai seorang yang ahli dalam bidang produk yang Anda jual.

Berbagi informasi dengan prospek

Sebagai seorang yang ahli di bidang tertentu tentunya Anda memiliki informasi yang lebih mendalam mengenai bidang tersebut dibandingkan dengan orang lain.

Jangan sungkan atau pelit untuk membagikan informasi tersebut kepada prospek karena berbagi informasi dan juga pengalaman Anda akan sangat membantu perspektif orang tentang diri Anda.

Berikan informasi atau cerita yang bisa menghubungkan Anda dengan prospek untuk memancing diskusi.

Tahu kapan untuk mundur

Prospek Anda tentunya akan merasa tidak nyaman jika Anda memaksakan produknya untuk Anda beli padahal tidak dibutuhkan. Jika dari diskusi dan ngobrol yang Anda lakukan dengan prospek tidak menunjukkan masalah yang bisa diselesaikan dengan produk Anda maka tidak perlu memakasakan dan bermain cocokologi untuk memasukkan produk Anda sebagai solusi dari masalah prospek.

Waktu yang Anda berikan untuk menggali masalah prospek Anda tidak terbuang percuma meski hasilnya tidak terjadi penjualan produk.

Prospek tersebut akan ingat dengan keahlian Anda dan bisa jadi di masa depan ketika dibutuhkan ia akan datang sendiri untuk menjadi konsumen Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

"Download Kasus Study Gratis : Dapet 107Juta Rupiah dari Bisnis PLR"Download Video Selengkapnya Disini >>