E-mail Marketing Berlebihan Malah Berefek Negatif

E-mail Marketing Berlebihan Malah Berefek Negatif

Memasarkan produk barang ataupun jasa menggunakan E-mail adalah cara yang bisa dinilai paling cepat, fleksibel dan tidak perlu biaya banyak. Menggunakan teknik ini, iklan Anda dapat dijamin sampai pada calon konsumen dan juga pelanggan yang sudah didapat. E-mail iklan dan berita tentang produk Anda juga bisa dibuat spesifik untuk golongan konsumen tertentu

Memberi E-mail dengan spesifik ini tentu akan lebih efektif dalam memikat calon konsumen. Misal iklan tentang mobil tentu lebih cocok dikirim ke konsumen dengan range umur 20 – 30 tahun dibandingkan dengan remaja. Hal seperti ini akan membuat hubungan yang berarti bagi konsumen jika digunakan dengan baik.

Penggunaan E-mail Marketing Perlu Hati – Hati

Walaupun cukup efektif digunakan, jangan sampai Anda menggunakan fasilitas E-mail ini secara sering. Banyak konsumen yang menjadi kesal jika Anda terlalu sering mengirimkan E-mail iklan. Kebanyakan orang sekarang lebih suka mendapatkan E-mail yang isinya cukup penting dan tidak asal iklan.

Contoh mudahnya adalah notifikasi saat ada promo atau diskon tertentu. Untuk contoh kongkrit kita akan gunakan contoh website Steam Store. Steam adalah website toko online untuk berbagai macam games. Steam dalam setahun dengan rutin akan mengadakan diskon besar – besaran untuk judul – judul game tertentu. Jika pelanggan memiliki akun Steam, ia akan dikabari bahwa beberapa produk sedang diskon sampai jangka waktu tertentu. Jika pelanggan tersebut tertarik, Ia akan langsung datang ke website toko untuk mengecek harga dan games yang menarik untuk dibeli.

Spam dan Penurunan Ekspektasi Pelangan

Musuh utama dari teknik E-mail marketing adalah spam E-mail. Bagi yang tidak tahu, spam E-mail adalah kiriman surat elektronik yang berisi hal – hal tidak penting dan terkadang berbahaya. Spam kebanyakan berbentuk berita, iklan dan promosi sesuatu tapi sering mengandung hal – hal tidak baik.

Contoh spam E-mail ini adalah iklan tentang investasi, tapi saat di klick link-nya, Anda malah terkena malware dan virus. Spam biasanya dikirim dalam jumlah besar, untungnya hal ini sudah dapat dijaring oleh para penyedia jasa E-mail seperti Google dan Yahoo.

E-mail seperti ini tentu bentuknya mirip dengan apa yang sering digunakan untuk E-mail marketing. Konsumen yang mendapatkan E-mail marketing yang legit tentu lebih memilih tidak membaca E-mail dari pada terkena virus atau malware. Untuk menghindari hal ini, banyak perusahaan menggunakan sistem subscribe dan akun untuk berinteraksi dengan pelanggannya.

Seperti contoh Steam sebelumnya, para pengguna website Steam bisa memilih untuk mendapatkan kabar dari Steam secara langsung untuk hal – hal seperti promo dan diskon. Pelanggan yang memiliki ekspektasi bahwa E-mail dari Steam akan selalu aman karena sifatnya langsung dan diketahui oleh si konsumen itu sendiri.

Bagi Anda yang ingin menggunakan E-mail marketing untuk menarik pelanggan, pelajari cara penggunaannya dengan baik. Salah – salah konsumen Anda malah jengkel karena Anda terlalu sering mengirimkan E-mail dengan isi yang tidak menarik bagi mereka. Ketahui target konsumen Anda dan atur E-mail yang dikirim agar lebih sesuai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

"Download Kasus Study Gratis : Dapet 107Juta Rupiah dari Bisnis PLR"Download Video Selengkapnya Disini >>