Kesalahan-kesalahan Fatal Ketika Membuat Landing Page

Kesalahan-kesalahan Fatal Ketika Membuat Landing Page

Banyak perusahaan yang masih belum paham tentang pentingnya membuat dan mempublikasikan landing page pada situsnya.

Kebanyakan masih mengandalkan menyebarkan homepage pada situsnya dan berharap audiens bisa keliling sendiri dan akhirnya tertarik untuk membeli produk yang dijual.

Namun bagaimana orang bisa membeli produk Anda jika tidak diyakinkan bahwa produk Anda adalah solusi bagi masalah mereka?

Karena itu sangat penting untuk membuat landing page untuk situs perusahaan atau toko online Anda dengan kualitas yang bisa meningkatkan peluang untuk konversi.

Ketika membuat landing page, hati-hati jangan sampai membuat kesalahan seperti berikut ini.

Landing page yang lama dibuka

Halaman landing Anda hanya punya waktu maksimal 5 detik untuk bisa selesai dibuka, lebih dari waktu tersebut 74% pengguna internet dilaporkan akan meninggalkan halaman tersebut.

Waktu yang ditoleransi halaman untuk terbuka bahkan lebih pendek jika audiens membukanya dengan menggunakan perangkat mobile.

Jadi pastikan Anda membuat landing page yang bisa dibuka hanya dalam beberapa detik saja.

Cek kecepatan yang dibutuhkan untuk membuka landing page Anda kemudian perhatikan faktor-faktor yang bisa menambah lama waktu loading meski hanya beberapa milidetik saja.

Desain landing page yang berantakan

Landing page seharusnya hanya mengarahkan fokus audiens pada satu hal saja.

Jadi bersihkan halaman ini dari navigasi, memberikan lebih dari satu penawaran dan membuat fokus audiens teralihkan karena Anda berusaha untuk membawa audiens masuk ke halaman lainnya.

Landing page yang memiliki tingkat konversi tinggi adalah halaman yang hanya memiliki satu CTA (call-to-action) dengan desain yang bersih dan terorganisir.

Pastikan opt-in tersedia di area yang mudah dilihat oleh audiens dan tidak mungkin diabaikan.

Memasang headline yang lemah

Headline atau judul pada halaman landing Anda adalah kesan pertama yang harus kuat sehingga audiens tertarik untuk membaca keseluruhan konten dan akhirnya melakukan apa yang Anda inginkan.

Judul yang kuat adalah judul yang memberikan proposal yang menarik dan bernilai bagi audiens hanya dalam beberapa kata yang singkat saja. Tangkap perhatian audiens dengan judul yang bisa menawarkan solusi dengan cara yang mudah.

Unsur visual yang tidak relevan

Hindari menggunakan stock photo alias foto yang tidak terlihat realistis dan tidak bisa memicu rasa empati manusia terhadap yang hal terjadi pada foto tersebut.

Stock photo tidak cocok untuk landing page atau digunakan sebagai media untuk meningkatkan brand awareness.

Padahal foto adalah faktor yang sangat penting dalam landing page terutama karena kekuatan visual yang seringkali lebih kuat dibandingkan dengan teks narasi yang panjang.

Gunakan foto yang nyata, yang menggambarkan kelebihan produk, menggambarkan cara menggunakan produk tersebut, atau menunjukkan foto sebelum dan sesudah produk Anda digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

"Download Kasus Study Gratis : Dapet 107Juta Rupiah dari Bisnis PLR"Download Video Selengkapnya Disini >>